Viral Kantor Desa bak Istana Dibangun Pakai Dana Desa, Ketua DPD RI Beri Kritikan

- 21 November 2020, 10:41 WIB
Ketua DPD RI kritik penggunaan dana desa untuk bangun kantor desa seperti istana. /Dok. DPD RI

Bangunannya pun sama seperti di Istana Merdeka, terlihat lambang Garuda Pancasila tepat di tengah atap gedung.

Potret kantor desa tersebut viral dan menjadi perbincangan msayarakat usai dipamerkan oleh jajaran perangkat desa melalui media sosial.

Baca Juga: Cederanya Sulit Pulih, Marc Marquez Terancam Absen di MotoGP 2021

Pembangunan kantor desa mewah itu menghabiskan biaya hampir Rp400 juta dengan menggunakan anggaran dana desa tahun 2020.

LaNyalla mengingatkan, dana desa seharusnya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi warga.

Menurutnya, kantor desa kurang memiliki manfaat bagi masyarakat secara umum.

“Peruntukan dana desa fokusnya untuk pembangunan infrastruktur yang bisa menstimulasi ekonomi desa. Kantor desa itu kan yang pakai cuma kepala desa dan perangkatnya. Tak ada gunanya bagi warga,” kata LaNyalla.

Baca Juga: Putus dari Aisyah Aqillah, Athalla Naufal Unggah Foto Bareng Ansellma Putri, Pacar Baru?

Senator asal Dapil Jawa Timur itu menegaskan, perangkat desa harus paham betul soal penggunaan dana desa.

LaNyalla mempertanyakan apa fungsi membangun kantor desa yang megah hingga mengeluarkan dana besar.

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X