DPR Minta Akurasi Aktivitas Erupsi Gunung Merapi Dipertajam, BPPTKG Yogyakarta Berikan Penjelasan

- 21 November 2020, 06:23 WIB
Gunung Merapi. /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Gandung Pardiman meminta Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta agar mempertajam akurasi terkait aktivitas erupsi Gunung Merapi.

Gandung mengangga, akurasi ini sangat penting agar tidak menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat.

"Menurut saya deteksi erupsi Gunung Merapi saat ini kehati-hatiannya terlalu tinggi. Karena sebetulnya volume kawah lava kan 10 juta-an meter kubik, sedangkan laju keluarnya magma ke permukaan masih di bawah 3 juta, tapi statusnya sudah siaga tiga," ujar Gandung saat pertemuan dengan BPPTKG dengan BNPB di Yogyakarta, Kamis 19 November 2020.

Baca Juga: Standar Prosedur Pemeriksaan Karantina di Bandara Soetta Dinilai Lemah, DPR Berikan Saran

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari situs resmi DPR RI, Gandung juga mengatakan, peningkatan status siaga yang terlalu cepat membuat masyarakat terlalu lama mengungsi.

"Saya ingin dalam memantau aktifitas erupsi gunung merapi tetap memperhatikan faktor kehati-hatian. Kalau memang membutuhkan alat-alat untuk menunjang kinerja, kita pasti akan perjuangkan anggaran pengadaannya di rapat Komisi VII DPR RI," katanya.

Komisi VII dikabarkan saat ini sedang mengkaji pembentukan badan riset yang terpusat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 21 November 2020, Pekerjaan Sagitarius akan Cukup Sulit Hari Ini

Alasan pembentukan badan riset terpusat karena, selama ini riset masih terpencar dan tidak fokus.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: DPR RI


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X