Negara Rugi Rp1,3 Miliar Akibat Korupsi Oknum Pegawai Bank Papua, Uang Raib Dipakai Judi Online

- 17 November 2020, 21:21 WIB
Ilustrasi hukum, peraturan, hakim.
Ilustrasi hukum, peraturan, hakim. /Pixabay/Succo

Akibat ulah perbuatan AAO, negara mengalami kerugian mencapai 1,3 milyar sesuai audit BPKP Provinsi Papua.

 Baca Juga: WJIS 2020, Ada 27 Proyek yang Siap Digarap Investor Senilai Rp32 Triliun di Jawa Barat

"Tersangka melakukannya sendiri sejak tahun 2018, jadi kerugian negara akibat perbuatan tersangka sesuai audit BPKP perwakilan Prov. Papua mencapai Rp. 1.339.546.000,- (satu milyar tiga ratus tiga puluh sembilan juta lima ratus empat puluh enam ribu rupiah)," tutur AKBP Victor.

Sementara itu dijelaskan AKBP Victor bahwa tersangka melakukan aksinya dengan modus menggunakan rekening fiktif untuk mengalihkan uang yang ada di kas.

"Modus yang dilakukan bersangkutan dengan menggunakan rekening fiktif untuk mengalihkan uang yang ada di kas yang dimasukan kedalam rekening pribadi serta rekening – rekening fiktif lainnya," kata AKBP Victor.

 Baca Juga: BUMD Jabar Jasa Sarana Borong Aneka Kerja Sama Infrastruktur Strategis di WJIS 2020

Dikatakan AKBP Victor, pelaku menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi, uang Rp1,3 miliar raib digunakan untuk judi online sejak September 2018.

"Jadi uangnya habis semua hanya untuk berjudi online," ujar AKBP Victor.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Pasal 3 dan atau Pasal 8 UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI. No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp50 juta sampai Rp1 miliar.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Humas Polri


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X