Menilik Kepemimpinan Megawati saat Jabat Presiden ke-5 RI, Disebut Media Asing Sosok Tak Diduga

- 29 Oktober 2020, 19:07 WIB
Dokumentasi. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan saat pembukaan sekolah pimpinan legislatif di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat pada Jumat 22 November 2019. /ANTARA/Asprilla Dwi Adha

PIKIRAN RAKYAT - Pernyataan Ketua PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam sebuah pidato di video virtual menjadi viral di media sosial dan menuai kontroversi.

Setelah melayangkan sentilan terhadap kaum milenial, Megawati Soekarnoputri mengaku tidak takut dibully.

Megawati Soekarnoputri merupakan Mantan Presiden ke-5 Indonesia yang menjabat pada 23 Juli 2001–20 Oktober 2004.

Baca Juga: Video Klip Via Vallen Tayang Lagi dengan Wajah Baru, Pencipta Lagu: Saya Tidak Bangga Music Videonya

Memiliki nama lengkap Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1946, merupakan anak dari pasangan Sukarno dan Ibu fatmawati yang dibesarkan di dalam lingkungan istana.

Pada 1999, Megawati yang hampir saja menjadi Presiden pada akhirnya mengisi posisi sebagai wakil Presiden setelah voting Presiden dimenangkan oleh Abdurrahman Wahid.

3 tahun berselang, tepatnya pada 23 Juli 2001 anggota MPR secara aklamasi menempatkan Megawati sebagai Presiden ke-5 menggantikan presiden sebelumnya, yang mencatatkan Megawati sebagai satu-satunya Presiden perempuan pertama Indonesia.

Baca Juga: Namanya Dicatut Akun Bodong, Kalina Ocktaranny Minta Bantuan Singgung Pesan yang Diterima Sahabatnya

Sebagaimana diberitakan Pikiranrakyat-bandungraya.com dalam artikel, "Menengok Kepemimpinan Presiden Megawati, Rosihan Anwar: The Sphinx", tokoh pers dan budayawan Indonesia, Rosihan Anwar menggambarkan gaya kepemimpinan Megawati Soekarnoputri pada saat menjabat jadi presiden.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Pikiran Rakyat Bandung Raya


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X