Anaknya Dipermainkan Pegawai Pejabat Publik, Mahfud MD: Sekarang Bohong Semua Orang Bisa Tahu

- 27 Oktober 2020, 11:57 WIB
POTRET Menko Polhukam RI, Mahfud MD. //Instagram/@mohmahfudmd

PIKIRAN RAKYAT - Anak Mahfud MD yang berprofesi dokter rupanya pernah dipermainkan pelayanan publik.

Pejabat publik yang bertugas mengurus perizinan disebut tidak ada, namun tidak diketahui kebenarannya.

Anak Mahfud MD pun harus bolak-balik ke tempat pengurusan perizinan, untuk mengurus izin kliniknya, namun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: Komentari Pernyataan Kontroversi Presiden Emmanuel Macron, Fadli Zon Ajak Boikot Produk Asal Prancis

Cerita itu disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD dalam acara peluncuran aplikasi umum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.

Dia pun menyatakan, kalau saja dulu sudah ada aplikasi SPBE, ketika pejabat tersebut berbohong, maka semua orang bisa tahu.

"Anak saya itu dokter, mau mendirikan klinik. 'Kan harus izin, datanglah dia ke Depnaker di satu tempat. Di jadwal itu dibuka pukul 08.00 sampai 11.00 khusus pelayanan itu," kata Mahfud.

 Baca Juga: Laba Bersih BNI di Kuartal III 2020 Jadi Rp4,32 Triliun, Konsekuensi Ketidakpastian Ekonomi

Lebih lanjut seperti dikabarkan Antara, Mahfud mengatakan bahwa anaknya datang pukul 08.00 karena harus menghadiri kegiatannya pada pukul 10.00. Anaknya berharap mengurus perizinan itu bisa selesai sebelum pukul 10.00.

"Dia datang pukul 08.00, sampai pukul 10.00 pejabat (yang berwenang) belum datang. Ya, dia pulang karena pada pukul 10.00 harus mengajar kuliah. Akan tetapi, dia tanya kepada pegawai, kenapa (pejabat itu) enggak datang? (Jawab pegawai), ya, belum datang. Dia tanya, lho, katanya pukul 08.00? (Pegawai jawab) Iya, tapi 'kan sampai pukul 11.00," cerita Mahfud.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X