Rizal Ramli: Demokrasi Indonesia Tak Bekerja Buat Rakyat, tapi Bandar-bandar yang Biayai Calon

- 24 Oktober 2020, 09:50 WIB
Ekonom Senior, Rizal Ramli. /Twitter/@RamliRizal

PIKIRAN RAKYAT - Pakar ekonomi sekaligus politikus Indonesia, Rizal Ramli memberikan tanggapannya soal demokrasi di Tanah Air.

Menurutnya, sejak Presiden kedua Soeharto lengser, demokrasi di Indonesia tak bekerja untuk bangsa.

Pernyatannya dipaparkan saat menjadi narasumber di kanal YouTube Karni Ilyas Club yang diunggah pada Sabtu malam, 23 Oktober 2020 kemarin.

Baca Juga: Sandingkan Foto 6 Tahun Lalu dengan Kekasih Dul Jaelani, Maia Estianty: Kok Gue Mudaan Sekarang Ya?

Rizal mengatakan, seiring berjalannya waktu demokrasi prosedural di Indonesia berubah menjadi demokrasi kriminal.

"Setelah kejatuhan Soeharto hanya jadi demokrasi prosedural. Lama-lama jadi demokrasi kriminal," ujarnya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Dirinya pun mengingat pernah menulis tentang hal tersebut di salah satu surat kabar Tanah Air dengan tajuk 'Indonesian Criminal Democracy'.

Baca Juga: Turut Bantu Perangi Covid-19 di Angkutan Umum, Suzuki Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Namun, ia menyebut bahwa pihak surat kabar justru khawatir dengan topik yang diangkat olehnya.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X