Mufti Agung Damaskus Meninggal Dunia karena Bom, Anies Baswedan: Seorang Alim yang Amat Bijak

- 23 Oktober 2020, 10:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Mendiang Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni. /Instagram.com/@aniesbaswedan

 

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kabar duka pada unggahan di akun Instagram miliknya.

Pasalnya, Mufti Agung Damaskus, Suriah, Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni meninggal dunia lantaran luka parah setelah meledaknya mobil yang ditumpanginya karena bom.

"Pagi ini kabar duka itu datang. Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni berpulang ke Rahmatullah. Mufti Agung Damaskus itu wafat setelah luka parah akibat bom di mobilnya," tulis Anies Baswedan dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam postingan yang diunggah akun Instagram @aniesbaswedan pada Jumat, 23 Oktober 2020.

Baca Juga: Desak Pemerintah Ubah APBN 2021, Waketum PPP: Alokasikan BOP ke Pesantren dan Operasional Santri

Mantan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia itu menilai bahwa kejadian tersebut mejadi dini hari yang kelam di Damaskus, dikatakannya bahwa hal tersebut merupakan duka mendalam bagi semua.

"Dini hari yang kelam di Damaskus. Duka mendalam bagi semua," sambung Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan bahwa pada tahun 2019, Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni sempat bersilaturahmi ke Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga: Singgung Korea Selatan, Shin Tae-yong Akui Sulit Susun Program Latihan Timnas Indonesia U-19

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X