Tiga Petinggi KAMI Jadi Tersangka, Gatot Nurmantyo: Mereka Tidak Mendalami Hukum, Akhirnya Dibawa

- 21 Oktober 2020, 16:19 WIB
POTRET Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo. /ANTARA/Zuhdiar Laeis

PIKIRAN RAKYAT - Beberapa waktu lalu, pihak kepolisian melakukan penangkapan kepada beberapa aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Mereka di antaranya adalah Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan dan Anton Permana.

Menanggapi hal tersebut, Gatot Nurmantyo selaku Presidium KAMI mengaku belum mengetahui kesalahan anggotanya hingga dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Kepuasan Publik ke Jokowi di Bawah 50 Persen, Mahfud MD: Tingkat Kepercayaan Masih Tinggi

Hal itu disampaikan sang mantan Panglima TNI saat menghadiri acara Indonesia Lawyers Club yang tayang di TV One pada Selasa malam, 20 Oktober 2020 kemarin.

Gatot menjelaskan bahwa ketiga aktivisnya tidak mendalami bidang hukum.

Namun, sebagai warga negara Indonesia yang baik, saat itu mereka langsung mengikuti surat perintah kepolisian.

Baca Juga: Kepergok Bawa 41 Obat Keras di Pakaian Dalam, Seorang IRT Pura-pura Histeris saat Digeledah

"Mereka ini adalah orang-orang yang masalah hukumnya tidak begitu paham secara detail, tetapi mereka adalah warga negara yang baik. Sehingga begitu dilihatkan surat perintah, dia berangkat," jelasnya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X