Nasdem Usul Segera Undangkan UU Cipta Kerja, 'Terlalu Lama Penolakan Kian Besar dan akan Merepotkan'

- 20 Oktober 2020, 11:11 WIB
Hayono Isman. /ANTARA FOTO/Paramayuda

PIKIRAN RAKYAT - Desakan atas penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan pada Senin 5 Oktober 2020 lalu oleh DPR masih terus terjadi.

Berbagai kalangan dari mahasiswa, buruh/pekerja terus menggelar berbagai aksi unjuk rasa dan demonstrasi guna mendesak pemerintah membatalkan UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan kaum pekerja.

Bahkan hari ini Selasa 20 Oktober 2020, aksi unjuk rasa kalangan mahasiswa dan buruh kembali digelar ke istana negara.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 vs Hajduk Split, 9 Laga tak Terkalahkan, Garuda Muda Bisa Beri 'Pelajaran'

Aksi hari ini digelar bertepatan dengan 1 tahun jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Potensi aksi besar menuju Istana Negara ini memaksa adanya pengalihan arus lalu lintas karena jalan menuju Istana Negara akhirnya ditutup total.

Baca Juga: Namanya Jadi Jalan di Abu Dhabi, Presiden Jokowi: Bentuk Penghargaan dan Kehormatan untuk Indonesia

Sementara itu, terkait gelombang penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja yang terus terjadi, Sekretaris Dewan Pakar Partai NasDem Hayono Isman menyarankan agar Pemerintah segera mengundangkan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Hal ini ditujukan untuk mengurangi tensi penolakan UU yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI tanggal 5 Oktober 2020 lalu.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Fix Padang

Wisuda di Tengah Pandemi

5 Desember 2020, 18:05 WIB
X