Kini Puji UU Omnibus Law Cipta Kerja, Gatot Nurmantyo: Saya Tahu Tujuannya Sangat Mulia

- 17 Oktober 2020, 15:29 WIB
Jendral TNI (purn) Gatot Nurmantyo. /ANTARA/Aditya E.S.Wicaksono

Hal tersebut menurutnya diakibatkan oleh banyak peraturan yang tumpang tindih, sehingga para investor ragu-ragu untuk melakukan investasi di Indonesia.

"Karena di negara kita ini istilah nya kayak 'hutan belantara undang-undang' di mana UU ini sudah banyak tumpang tindih, dari undang-undang, ke peraturan pemerintah, peraturan presiden sampai peraturan daerah. Tumpang tindih ini kemudian birokrasinya panjang dan ribet, sehingga investasi itu 'ragu-ragu'," ujarnya.

Baca Juga: 5 Manfaat Zat Besi untuk Tubuh, dari Cegah Anemia hingga Tingkatkan Konsentrasi

Maka dari itu, presiden memerlukan UU yang dapat merangkum aturan-aturan tersebut, dengan birokrasi yang mudah serta efisien.

"Maka diperlukan suatu undang-undang yang mernagkum semuanya, menjadi undang-undang yang birokrasinya lebih simpel dan efisien, kemudian ada jaminan investasi di sini kemudian aparatunya bersih, akundabilitasnya juga tinggi, keterbukaan," ungkap Gatot.

Dengan adanya UU Ciptaker ini, para investor dinilai akan mendapatkan kepastian investasinya.

Baca Juga: Link Live Streaming Mola TV Everton vs Liverpool Liga Inggris Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2020

"Sehingga dengan demikian, seorang pengusaha itu yang penting adalah kepastian hukum dan kepastian kedepannya. Dia harus tahu, saya inventaris ini kedepannya pastinya bagaimana," tutur Gatot.

Gatot pun menganggap bahwa UU Ciptaker sebenarnya memiliki tujuan yang mulia.

Pasalnya UU tersebut dapat membuat para investor berinvestasi, dan roda perekonomian negara pun akan terus berputar.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X