Soroti Tuntutan Aksi 1310, Ferdinand Hutahaean: Ini Hanya Isu Tunggangan

- 13 Oktober 2020, 17:48 WIB
ilustrasi demo ormas.* /Antara/Hafidz Mubarak

PIKIRAN RAKYAT - Massa aksi 1310 yang terdiri dari Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI telah berkumpul di sekitaran patung kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 13 Oktober 2020.

Aksinya kali ini, dilaksanakan untuk menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. 

Aksi yang digelar mulai pukul 13.00 WIB ini, mengumpulkan peserta yang kian kemari kian membeludak.

Baca Juga: Tegaskan Tak Terlibat Aksi Tolak UU Ciptaker, Ketua Komite Eksekutif KAMI: KAMI Ini Gerakan Moral

Selain menolak UU Cipta Kerja, ANAK NKRI pun meminta pihak berwajib untuk membebaskan semua pelaku aksi demo yang ditangkap pada 6-8 Oktober 2020. 

Tak hanya itu, ANAK NKRI mendorong semua elemen bangsa untuk bangkit melawan kezaliman dan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya.

"Menuntut Jokowi mundur. Menuntut semua partai pendukung UU Cilaka (UU Cipta Kerja) untuk segera membubarkan diri," tulis poin tuntutan dan pernyataan sikap lainnya, sebagaimana dikutip dari Galamedianews.com dalam artikel, "Ormas Islam Tuntut Jokowi Lengser, Ferdinand Hutahaean: Lama-lama Onta Pipis Pun Jadi Isu".

Baca Juga: Arsene Wenger Nilai Arteta Tepat Belanja Pemain, Optimistis Arsenal Juara Premier League Musim Ini

Eks Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ikut berbicara terkait aksi demo di depan Istana Negara tersebut. Ferdinand pun sudah menyadari aksi itu tak lebih dari upaya menuntut Jokowi mundur.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Galamedia News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X