Beri Vanuatu 'Tamparan Keras' di Depan PBB, Diplomat RI: Berhenti Mengkhayal Jadi Perwakilan Papua!

- 27 September 2020, 16:11 WIB
ILUSTRASI perserikatan bangsa-bangsa atau PBB.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Perwakilan Indonesia bereaksi keras di PBB atas tuduhan yang dilayangkan oelh negara Vanuatu.

Vanuatu menuding bahwa Indonesia telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

Dengan tegas, diplomat muda Indonesia Silvany Austin Pasaribu menggunakan hak jawab pertamanya di PBB.

Baca Juga: LINK Live Streaming Trans7 MotoGP Catalunya Malam Ini: Tim Honda Positif COVID-19, Dovizioso Optimis

Baca Juga: 4 Tanda Tubuh Kurang Konsumsi Protein, Rambut Rontok Salah Satunya

Silvany menyebut tuduhan yang dilayangkan Vanuatu sama sekali tak berdasar dan menuntut negara tersebut untuk mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.

"Memalukan bahwa negara satu ini (Vanuatu) terus memiliki obsesi yang berlebihan dan tidak sehat mengenai bagaimana Indonesia seharusnya bertindak atau mengatur dirinya sendiri," ujar diplomat muda Indonesia Silvany Austin Pasaribu.

Sebagaimana diberitakan Galamedia.com dalam artikel "Vanuatu Tuding Indonesia Langgar HAM di Papua, Langsung Dihajar Habis-habisan Diplomat Muda di PBB", Silvany Austin mengatakan bahwa dasar dari Piagam PBB adalah mengenai prinsip non-intervensi dan penghormatan terhadap kedaulatan teritorial negara lain.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2020 Jelang Balapan di Catalunya, Espargaro 'Terganggu' Rossi ke Petronas Yamaha

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Galamedia.com


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X