Masyarakat Resah dengan Ancaman Tsunami 20 Meter di Zona Megathrust, BMKG Singgung Komunikasi Sains

- 27 September 2020, 13:58 WIB
BMKG menyebut ada masalah komunikasi sains sehingga masyarakat resah akan hasil riset ITB soal potensi tsunami 20 meter di Pulau Jawa. /Pixabay/Stefan Keller

PIKIRAN RAKYAT - Sejumlah wilayah di Indonesia, telah luluh lantak akibat tsunami, dalam beberapa dekade ini.

Sebut saja Aceh, Pangandaran, Pandeglang, dan daerah-daerah sekitarnya.

Kini, ancaman tsunami setinggi 20 meter dan 12 meter diprediksi mengancam Pulau Jawa, oleh pakar seismologi Institut Teknologi Bandung (ITB).

 Baca Juga: 4 Cara Aktifkan Hormon Pembakar Lemak dalam Tubuh, Cocok untuk yang Lagi Diet

Dalam berita Pikiran-rakyat.com sebelumnya disebutkan potensi tsunami tinggi tidak hanya muncul di sepanjang Pantai Selatan Jawa.

Ancaman bencana tsunami bisa terjadi di sepanjang zona subduksi yang memanjang dari Pantai Barat Sumatra, Jawa, Bali, Maluku, Sulawesi, dan berakhir di Papua.

Hal ini turut mengundang tanggapan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melalui Kepala Bidang (Kabid) Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono.

 Baca Juga: India Siap Bantu Produksi Vaksin untuk Dunia, PM Modi: untuk Membantu Umat Manusia

Ia mengapresiasi hasil kajian ilmiah itu, namun lantas menegaskan hingga saat ini belum ada  teknologi yang bisa melaporkan secara akurat kapan dan kuat guncangan gempa.

BMKG melalui akun media sosial Instagram resminya menyinggung, pentingnya perbaikan komunikasi sains, untuk meredam keresahan masyarakat.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: BMKG


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X