Perketat Bodebek hingga Perkantoran, Jodi Mahardi: Pak Menko Luhut Minta Ada Pembatasan Kegiatan

- 25 September 2020, 14:16 WIB
LUHUT Binsar PandjaitaN.* /instagram/luhut.pandjaitan

PIKIRAN RAKYATPresiden Joko Widodo meminta Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk menangani kasus Covid-19.

Luhut pun mengaku tidak pernah ambil pusing dengan persepsi sejumlah pihak yang menganggapnya sebagai menteri segala urusan.

Dalam Rapat Koordinasi untuk Antisipasi Perkembangan Kasus Covid-19 di Jabodetabek, Luhut pun meminta ada pengetatan protokol kesehatan di kawasan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodebek) dalam menanggapi kasus Covid-19 yang masih meningkat.

Baca Juga: AS Serang Tiongkok Bertubi-tubi dalam Majelis Umum PBB, Tiongkok: Sudah Hentikan!

Dalam rapat itu disebutkan bahwa jumlah kasus positif covid-19 di DKI Jakarta pada periode 12-23 September 2020 menunjukkan tren pelambatan.

Namun demikian, pada wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang merupakan wilayah penyangga DKI Jakarta masih menunjukkan kenaikan selama seminggu terakhir.

"Aktivitas warga DKI Jakarta yang karena PSBB kemudian pergi ke restoran atau kafe di wilayah Bodetabek, artinya perlu pengetatan protokol kesehatan disana untuk pengendalian covid-19," kata Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi.

Baca Juga: Rumahnya Dipugar, Maryam Tak Lagi Tidur 'Ditemani' Ular

Setelah 10 hari mengawal perkembangan penularan Covid-19, Jodi mengatakan Luhut ingin agar ada sinkronisasi kebijakan di seluruh Jabodetabek untuk mengendalikan penyebaran virus.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X