Rencana Hilangnya Pelajaran Sejarah di SMA, FSGI Nilai Nadiem Makarim Belum Paham Kurikulum 2013

- 19 September 2020, 16:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan tanggapan tentang rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Pembelajaran Jarak Jauh dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2020. /ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari

PIKIRAN RAKYAT - Rencana menghilangkan pelajaran Sejarah dari mata pelajaran wajib untuk kelas 10 SMA sederajat menimbulkan berbagai polemik. 

Federasi Serikat Guru Indonesia (FGSI) pun ikut mengomentari rencana penghapusan pelajaran Sejarah dari mata pelajaran wajib yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini. 

FSGI menilai, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dinilai belum paham dengan isi yang terkandung dalam kurikulum 2013.

Baca Juga: Setuju dengan Jusuf Kalla, Fadli Zon: Pilkada Serentak Tunda Tiga Bulan Saja

"Sepertinya Nadiem belum memahami kurikulum 2013," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) FSGI, Satriwan Salim, Sabtu 19 September 2020.

Komentar tersebut ia layangkan usai melihat draft perubahan kurikulum 2013 yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp.

Menurut dia, jika benar draft itu dari Kemendikbud, maka mestinya perubahan harus didahului dengan evaluasi kurikulum yang sebelumnya.

Baca Juga: Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19, Masa Pembatasan Masuk Kampus Diperpanjang Dua Minggu

"Harus ada evaluasi. Apa evaluasi kurikulum 2013 selama ini," katanya.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X