Aib Pertamina Dibongkar Ahok, Pengamat Justru Lihat Hal yang Berbeda

- 17 September 2020, 10:43 WIB
Dikabarkan Rugi Rp11 Triliun, Pertamina: Penjualan Beranjak Naik! //ANTARA/Instagram/@basukibtp

PIKIRAN RAKYAT - Kritik yang disampaikan oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disebut bukanlah untuk membuka aib perusahaan.

Hal ini diungkapkan Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi.

Dia menilai apa yang dilakukan Ahok bertujuan agar tata kelola perusahaan Pertamina lebih transparan kepada publik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilihan Bunga pada Gambar Ini akan Ungkap Pasangan yang Diidamkan

“Saya rasa itu bukan membuka aib perusahaan, tapi bermaksud agar secara tata kelola perusahaan Pertamina agar lebih transparan kepada publik,” kata Fahmy kepada Antara di Jakarta, Kamis 17 September 2020.

Menurut dia, Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina menyadari bahwa salah satu tugasnya adalah membasmi mafia migas di Pertamina.

Jika tata eklola Pertamina semakin membaik dan transparan, hal ini diyakini dapat memegari mafia migas dalam berburu rente di Pertamina.

Baca Juga: Dua Hari ke Depan Jadi Waktu Pencairan BLT Tahap 3, Segera Cek Nomor Rekening Penerima di Sini!

Terkait kritikan Kementerian BUMN, Fahmy menilai selama ini peran Kementerian BUMN cenderung sebagai kepanjangan tangan kelompok kepentingan dan endorser dalam menempatkan Komisaris dan Direksi BUMN.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X