Volume Kendaraan di Jakarta Turun Hingga 20 Persen Saat PSBB Ketat

- 17 September 2020, 06:03 WIB
Pekerja berjalan di trotoar Jalan Jenderal Sudirman Jakarta yang bakal diperbolehkan sebagai tempat berjualan UMKM atau PKL yang menyesuaikan dengan estika yang ada dan pada titik yang memilki lebar lebih dari lima setengah meter. /ANTARA/Dhemas Reviyanto

PIKIRAN RAKYAT - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta turut memberikan dampak pada turunnya volume kendaraan.

Dari catatan Polda Metro Jaya, diklaim adanya penurunan volume kendaraan di wilayah DKI Jakarta hingga 20 persen selama 3 hari penerapan PSBB.

"Hasil koordinasi Kemenhub, dilihat dari kendaraan yang masuk sejak pagi dihitung dari beberapa gerbang pintu masuk tol ada 16-20 persen penurunan kendaraan yang masuk ke sini. Terjadi penurunan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus seperti dilansir dari situs Korlantas Polri.

Baca JugaPesan dari Istri Almarhum Sekda DKI: Tak Perlu Kirim Karangan, Uangnya Jadikan Sedekah Saja

Penurunan aktivitas juga terjadi di terminal angkutan umum, seperti di Terminal Grogol, Jakarta Barat.

"Termasuk di Terminal Grogol, dari asosiasi Terminal Grogol (menyebutkan) terjadi penurunan 75 persen, termasuk kendaraan karena sepi," tambah Kombes Pol Yusri Yunus.

Ia pun menambahkan, dengan adanya PSBB ketat ini, diharapkan kesadaran masyarakat meningkat. Masyarakat juga diimbau tetap diam di rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

Baca Juga : Bongkar Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Tim Densus 88 Antiteror Diturunkan, Argo: Kami Serius Usut!

"Harapan kita masyarakat ini di rumah saja untuk memutus mata rantai (penyebaran COVID-19)," ucapnya.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X