Tiongkok Ngotot Masuk ke Laut Natuna, Klaim Berhak Masuk Wilayah ASEAN dan Siap Berperang

- 16 September 2020, 14:20 WIB
Kapal penjaga pantai Tiongkok (China Coast Guard).* /AFP/TED ALJIBE

PIKIRAN RAKYAT - Bakamla RI berhasil mengusir kapal penjaga pantai milik Tiongkok yang berkeliaran di zona eksklusif ekonomi (ZEE) Indonesia tepatnya di Laut Natuna Utara pada Sabtu 12 September 2020.

Kementerian Luar Negeri Indonesia pun baru-baru ini mengajukan protes kepada Tiongkok atas insiden masuknya kapal Coast Guard China di ZEE Indonesia.

Beijing pun merespon tindakan protes tersebut dan menyatakan, kapal patroli Tiongkok berhak untuk memasuki perairan yang menjadi yurisdiksinya.

Baca Juga: Hati-hati Marak Beredar Penipuan Rekrutmen Atas Nama PLN, Arsyadany: Buka Web untuk Info

“Hak dan kepentingan China di perairan yang relevan di Laut China Selatan sudah jelas,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin dalam konferensi pers, Selasa 15 September 2020.

Sebelum ada pernyataan itu, Partai Komunis China (PKC) melalui The Global Times, menyatakan siap berperang melawan negara-negara ASEAN dan negara lain yang terlibat sengketa wilayah dengan Beijing.

Media pemerintahan Tiongkok dalam editorialnya, mendesak rakyat Tiongkok untuk bersiap menghadapi potensi perang, sebagaimana diberitakan Galamedianews.com dalam artikel, "China Klaim Kapalnya Berhak Masuk Laut Natuna Setelah Menyatakan Siap Perangi Seluruh Negara ASEAN".

Baca Juga: Lama Tidak Terdengar di Ajang MotoGP, Marc Marquez Sudah Kembali Latihan dari Cederanya

"Kami memiliki sengketa teritorial dengan beberapa negara tetangga yang dihasut oleh AS untuk menghadapi Tiongkok," bunyi editorial tentang gerakan ekspansionis Beijing ke Himalaya, Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X