Usai Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber, DPR Desak Pembuatan Regulasi yang Lindungi Tokoh Agama

- 14 September 2020, 09:03 WIB
Seorang pria mengenakan kaus Timnas Belanda tiba-tiba naik ke panggung dan mengayunkan benda yang diduga pisau pada Ustaz Syekh Ali Jaber. /Istimewa

PIKIRAN RAKYAT - Insiden penusukan terhadap Syekh Ali Jaber meyita perhatian publik dan menimbulkan kecaman dari berbagai pihak.

Kali ini Anggota Komisi VIII DPR, Bukhori Yusuf, mengecam tindakan pelaku yang telah menusuk Syekh Ali Jaber.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang yang tak dikenal saat berdakwah di Bandarlampung, Minggu 13 September 2020.

Baca Juga: Neymar Menyesal tak Pukul Alvaro Gonzalez Tepat di Muka Usai Insiden Kerusahan PSG vs Marseille

Insiden nahas yang menimpa Syekh Ali Jaber tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 waktu setempat.

Usai insiden penusukan Syekh Ali Jaber tersebut, Bukhori berharap agar pemerintah segera membuat regulasi yang dapat melindungi tokoh agama.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu mengecam insiden penusukan terhadap Syekh Ali Jaber yang sedang bersafari dakwah di Lampung.

Baca Juga: Depok dan Dua Daerah di Jabar Perpanjang PSBB Proporsional hingga Akhir September

"Kami harap, dalam waktu dekat, bisa segera merumuskan strategi yang lebih komprehensif untuk melindungi para tokoh agama," ujar Yusuf, kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Menurut dia,  serangan terhadap pendakwah asal Madinah, Arab Saudi, itu merupakan serangan terhadap UUD dan HAM.

"Pasal 28 e ayat (1) dan 29 ayat (2) UUD 1945 merupakan dasar hukum yang menjamin setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat sesuai agamanya. Sementara, kedudukan negara adalah untuk menjamin kemerdekaan setiap warganya atas hal-hal tersebut,” kata dia dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Baca Juga: PSBB Jakarta, Kadinkes DKI Bagikan Tips Cegah Kluster Keluarga Selama Pandemi Covid-19

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X