Ruang VVIP Rumah Sakit Swasta Dijadikan Pabrik Narkoba, Pelaku Narapidana yang Sudah Dirawat 2 Bulan

- 9 September 2020, 13:07 WIB
Pengungkapan kasus penangkapan dua orang distributor ekstasi di salah satu rumah sakit swasta Salemba yang dilakukan di Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020).*
Pengungkapan kasus penangkapan dua orang distributor ekstasi di salah satu rumah sakit swasta Salemba yang dilakukan di Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020).* /ANTARA/Livia Kristianti

PIKIRAN RAKYAT - Buntut terungkapnya kasus pembuatan narkoba jenis ekstasi di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta, polisi memeriksa 11 saksi.

Kasus pembuatan narkoba ekstasi itu diungkap oleh polisi pada pertengahan Agustus 2020 lalu. Pembuatan narkoba tersebut diketahui dilakukan di salah satu ruang VVIP rumah sakit swasta di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat

"Minggu ini kita gelar perkara dan tidak ada penambahan pemeriksaan saksi. Sampai saat ini hanya 11 saksi yang dimintai keterangan," kata Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan saat dihubungi, Rabu 9 September 2020.

Baca Juga: Esemka Masih Belum Unjuk Gigi, Vietnam Sudah Siapkan SUV dengan Harga Nyaris Rp 3 Miliar

Adapun gelar perkara yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini digelar secara tertutup dan tidak terbuka untuk umum.

Diharapkan dengan dilakukannya gelar perkara ini bisa ditemukan informasi-informasi baru untuk pengembangan kasus tersebut.

Kendati telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi dan akan melakukan gelar perkara, polisi belum menetapkan adanya tersangka baru.

Baca Juga: Laporan Pertanggujawaban Anies Baswedan Ditolak, DPRD DKI Jakarta Singgung Transparansi

Hingga saat ini, polisi baru menetapkan dua orang tersangka yaitu AU dan MW dalam kasus ini.

Pada Rabu 20 Agustus 2020, Satuan Reskrim Kepolisian Sektor Sawah Besar menciduk seorang narapidana dari Rutan Salemba berinisial AU (42) dan seorang kurir ekstasi berinisial MW (36) akibat membuat obat-obatan terlarang di salah satu ruangan private di rumah Sakit swasta.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X