Pasien Covid-19 di Cilacap Bertambah Lagi, Tiga di Antaranya Tenaga Kesehatan

- 20 Agustus 2020, 17:52 WIB
ILUSTRASI COVID-19.
ILUSTRASI COVID-19. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT Jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah  bertambah sebanyak 20 orang, dengan status sebagai orang tanpa gejala.

Tiga di antaranya adalah tenaga  kesehatan Puskesmas Wanareja, selama tiga hari terakhir Puskesmas  Wanareja disterilisasi dengan disinfektan.

Spraying atau penyemprotan dengan disinfektan sudah dilakukan sejak  kemarin.

Baca Juga: [UPDATE] Kasus Corona DKI Jakarta 20 Agustus 2020, Naik Jadi 31.757 Orang Positif

"Kebetulan pas libur panjang, sehingga tidak perlu ada penutupan pelayanan. Jadi bisa fokus  disenfektan semua ruangan, sehingga pada Senin rencana sudah bisa pelayanan pasien seperti biasa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dokter Pramesti Griana Dewi, Kamis, 20 Agustus 2020.

Selain 3 nakes, yang lainnya adalah 3 orang ASN, sisanya 13 orang adalah kelompok prolani  yang mengikuti swab massal yang digelar Dinas Kesehatan.  

Tambahan sebanyak 20 orang tersebut berdasarkan hasil laboratorium yang diterima Pemkab Cilacap, dari hasil pemeriksaan PCR massal selama  6-13  Agustus lalu.

Baca Juga: Sevilla vs Inter Milan di Liga Europa: Ever Banega Sampaikan Harapannya untuk Jesus Navas

“Dari ebanyak 339 orang hasil deteksi dini corona melalui tes PCR, terhadap kelompok Pronalis Puskesmas, kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN) calon peserta Diklat. Hasilnya  20  orang dinyatakan positif, enam diantaranya adalah ASN dan nakes di Puskesmas Wanareja,” terangnya.

Dengan adanya tambahan tersebut, Dinkes langsung melakukan pemeriksaan PCR kepada empat OPD, di mana ASN tersebut bertugas.  Selain itu juga kepada keluarga pasien positif.

Dengan adanya hasil tambahan tersebut, saat Rabu 19 Agustus jumlah kasus positif Covid-19 di Cilacap sebanyak 103 orang dengan rincian 76 orang sembuh, 26 dalam perawatan dan satu ornag meninggal dunia. Selain itu ada sebanyak 1 orang suspek dan 48 orang kontak erat.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam Lalin di Lembang Terpantau Padat, Polisi Berlakukan Buka Tutup Jalan

Sedang perkembangan  pemeriksaan melalui tes swab terhadap  tenaga kesehatan (nakes) di Banyumas  dinyatakan positif covid-19 bertambah 8 orang. Tiga Puskesmas di mana para nakes bekerja  ditutup sementara untuk proses  sterilisasi dengan disinfektan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan berdasarkan hasil tes swab, jumlah nakes yang terkonfirmasi positif virus corona ada tambahan lagi sebanyak 8 orang.

Mereka bekerja di Puskesmas Purwojati, Ajibarang 2 dan Kemranjen 2.

"Rinciannya di Puskemas Purwojati ada 6 orang, di Puskesmas Ajibarang 2  dan Kemranjen 2 masing masing satu orang  2 ada satu orang," kata Sadiyanto  Selasa, 18 Agustus 2020.

Sehingga puskesmas yang nakesnya positif ditutup selama tiga hari untuk sterilisasi. Oleh karenanya masyarakat yang membutiuhkan layanan kesehatan diminta untuk mendatangi Puskesmas lain yang operasional.

 "Sedang puskesmas yang sebelumnya ditutup setelah sebanyak 9 nakesnya positif sekarang sudah operasional. Sebanyak 9 nakesnya yang positif saat ini sudah selesai menjalani proses karantina," tambahnya.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X