Hitam Pekat, Bau Busuk, hingga Bangkai Babi di Sungai Bengawan Solo, Ganjar Pranowo: Terkendala IPAL

- 6 Agustus 2020, 16:52 WIB
Meski menggunakan pakaian adat beskap dan memakai sarung batik, namun tak menghalangi langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo blusukan sampai ke tepian sungai hingga anak Sungai Bengawan Solo, Sungai Sroyo. /Pikiran-Rakyat.com/Eviyanti

PIKIRAN RAKYAT - Pembuangan limbah peternakan babi ke Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah masih berlangsung hingga saat ini. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahkan menemukan langsung bukti adanya pipa siluman perusahaan yang langsung membuang limbah.

Ganjar saat sidak juga melihat bangkai babi yang mengambang di sungai dengan warna hitam. Bau akibat limbah di sungai tercium cukup pekat dan busuk. Peternak yang tidak memiliki IPAL membuang kotoran hingga bangkai babi langsung ke sungai.

Sidak pada Kamis 6 Agustus 2020 dilakukan untuk memastikan tidak ada pencemaran yang dilakukan perusahaan-perusahaan di bantaran sungai dengan cara membuang limbah ke sungai.

Baca Juga: Mayat Dalam Karung di Kontrakan Itu Adalah Pelajar Putri SMA, Dibunuh Kekasihnya Usai Hubungan Badan

Ganjar harus berjalan kaki menyusuri sawah-sawah dan kebun petani untuk melihat secara langsung kondisi sungai Bengawan Solo dan sungai Sroyo, yang merupakan anak sungai Bengawan Solo.

Meski menggunakan pakaian adat beskap dan memakai sarung batik, namun tak menghalangi langkah Ganjar blusukan sampai ke tepian sungai hingga anak Sungai Bengawan Solo, Sungai Sroyo.

Beberapa perusahaan besar maupun ternak babi yang ada di bantaran sungai langsung didatangi Ganjar. Ganjar meminta perusahaan maupun peternak babi, untuk menghentikan pembuangan limbah secara langsung ke sungai dan segera memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Baca Juga: Cerita Korban Ledakan Beirut Lebanon, Sempat Kira Diserang Kelompok Israel

Memang permasalahan terjadi pada peternak babi. Menurut Ganjar, banyak peternak yang tidak memiliki IPAL sehingga membuang kotoran hingga bangkai babi ke sungai.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X