Mengenal Tradisi Panen Ani-ani, Identik Digunakan Perempuan di Daerah Istimewa Yogyakarta

- 5 Agustus 2020, 21:08 WIB
ILUSTRASI lahan sawah.* /Eviyanti

PIKIRAN RAKYAT - Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta hingga saat ini dalam musim panen khususnya padi masih menerapkan sistem 'ani-ani'.

Ani-ani merupakan sebuah alat yang digunakan membantu dalam pemanenan padi. 

Umumnya alat ini digunakan oleh perempuan saat panen padi berlangsung. Pasalnya, alat ini mempunyai gagang yang terbuat dari bambu dan memiliki mata pisau tipis yang digunakan untuk memotong batang padi. 

Baca Juga: Pastikan Uji Klinis Fase 3 Calon Vaksin Covid-19, Erick Thohir: Akhir Tahun Siap 250 Juta Dosis

Dalam pelaksanaannya, kegiatan panen ini disebut oleh masyarakat sebagai kegiatan ani-ani

Adapun dalam pelaksanaannya, warga yang turut melakukan kegiatan ani-ani ini merupakan warga yang juga turut berpartisipasi mulai dari penanaman padi.

Lalu setelah panen dilaksanakan, seluruh warga yang ikut dalam kegiatan ani-ani melanjutkan dengan kegiatan ngiles (menggilas) padi.

Baca Juga: Akui Kehilangan Sosok Cornelis Lay, Ganjar Pranowo: Beliau Ajarkan Jadi Pemimpin Nasionalis

Kegiatan ngiles ini dilaksanakan dengan menginjak-injak padi dengan kaki telanjang dan bertujuan untuk merontokkan butiran-butiran padi dari gagangnya.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Portal Jogja (PRMN)


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X