Bongkar Dosa-dosa Djoko Tjandra selama Jadi Buronan, Mahfud MD: Tak Cukup Hanya Dikurung 2 Tahun

- 2 Agustus 2020, 14:47 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. /Antara News

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini, Djoko Tjandra resmi menjalani masa kurungan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri. Penahanan ini terkait putusan Mahkamah Agung yang menjatuhkan vonis 2 tahun dalam kasus korupsi pengalihan hak tagih (cassie) Bank Bali.

Akan tetapi, menurut Menko Polhukam Mahfud MD, Djoko Tjandra tak cukup hanya dikurung 2 tahun. Soalnya ada dosa-dosa lain yang harus dipertanggungjawabkan buronan yang kabur selama 11 tahun.

Seperti dipublikasikan Warta Ekonomi pada artikel "Mahfud Preteli Dosa-dosa Djoko Tjandra, Harus Dihukum Berat!" yang bersumber dari Rakyat MerdekaMahfud MD membeberkan dosa-dosa yang dilakukan Djoko Tjandra selama menjadi buronan.

Baca Juga: Sopir Ambulan Tewas dalam Kecelakaan, Tabrak Tronton di Jalan Tol Kebon Jeruk Jakarta Barat

Lewat akun Twitter, Mahfud MD mencuitkan sejumlah alasan. Setidaknya ada dua dugaan pelanggaran yang dilakukan Djoko Tjandra yaitu penggunaan surat palsu dan penyuapan. Djoko Tjandra patut diduga turut menyuap para oknum-oknum pejabat yang melindunginya selama masa pelarian.

loading...

"Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini," cuit Mahfud di akun @mohmahfudmd kemarin.

 

Ia pun berharap pimpinan MA memperhatikan kasus itu secara sungguh-sungguh. Mengingat, suap merupakan salah satu dari tujuh kategori tindak pidana korupsi mulai dari gratifikasi, mark up anggaran hingga pemerasan. Dengan begitu Djoko Tjandra juga bisa dijerat tentang kasus ini.

Baca Juga: Terkait Dugaan Penyalahgunaan BLT di Desa Jagapura Kulon Cirebon, Pelaporan Tunggu Surat Inspektorat

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Twitter, Warta Ekonomi, Rakyat Merdeka


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X