Singgung Soal Penangkapan Pembunuh Editor Metro TV, Polisi Akui Ada Kendala dalam Ungkap Kasusnya

- 16 Juli 2020, 07:52 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui awak media.* /ANTARA/Fianda Rassat

PIKIRAN RAKYAT - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kembali buka suara perihal kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo.

Mantan Kabid Humas Polda Jabar ini menjelaskan, hasil autopsi dari RS Polri menyebutkan korban diduga sudah dua hari ada di lokasi mengingat jenazah sudah mulai mengalami pembusukan.

Yodi diduga dibunuh, lanjut Yusri, dua hari sebelum jenazah ditemukan di pinggiran Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada 10 Juli 2020 kemarin.

Baca Juga: Anak Ketiganya dengan Dipo Latief Diadopsi Fitri Salhuteru, Nikita Mirzani Ungkap Penyebabnya

Dugaan Yodi menjadi korban pembunuhan karena tidak ada barang berharga miliknya yang hilang, termasuk dompetnya.

loading...

Yodi menjadi korban pembunuhan karena ditemukannya pisau dapur di lokasi kejadian dan luka-luka bekas tusukan di bagian tubuh korban, khususnya bagian leher dan dadanya.

"Ada isu (pelaku) sudah tertangkap, itu belum. Tim yang dibentuk Kapolda (Metro Jaya Irjen Nana Sudjana) masih melakukan pendalaman dan bergerak di lapangan, di pimpin langsung Direskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Jaksel dan Polsek Pesanggrahan," katanya.

Baca Juga: Anak Ketiganya dengan Dipo Latief Diadopsi Fitri Salhuteru, Nikita Mirzani Ungkap Penyebabnya

Penyidik terus mengumpulkan saksi-saksi untuk mengusut kasus pembunuhan tersebut. Malam ini polisi memeriksa dua saksi baru.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X