Reklamasi Ancol Ditandatangani Fauzi Bowo, Ahok hingga Jokowi, Nasdem: Dipolitisasi Cari Popularitas

- 15 Juli 2020, 10:29 WIB
Dokumentasi - Daeng Darwis menunjukkan lokasi reklamasi Ancol sebagai tempat pembuangan lumpur hasil kerukan sungai dan waduk di Jakarta, Sabtu 11 Juli 2020. /ANTARA/Fauzi Lamboka

 

PIKIRAN RAKYAT - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, soal reklamasi kawasan Taman Impian Jaya Ancol masih menuai pro dan kontra.

Kali ini, politikus Parta Nasdem, Bestari Barus, mengkritik sebagian kalangan yang memprotes kebijakan reklamasi ancol tersebut.

Baca Juga: Atalanta Nyaris 100 Gol, PSG Wajib Nyalakan Sinyal Darurat di Perempat Final Liga Champions

Bestari mengingatkan, reklamasi Ancol pada dasarnya bukan program baru kreasi Anies Baswedan, melainkan amanat pemerintahan-pemerintahan terdahulu.

loading...

Bahkan, reklamasi itu sudah diputuskan sejak masa pemerintahan Fauzi Bowo, dan kemudian diteruskan oleh para penerusnya.

Baca Juga: Pablo Benua Tak Bisa Pertahankan Rumah Tangganya dengan Rey Utami, Pengacara: Saya Kaget

"Pak Fauzi Bowo tanda tangan. Pak Jokowi tanda tangan. Ahok (Basuki Tjahaja Purnama, red) tanda tangan. Djarot (Saiful Hidayat) tanda tangan," katanya dalam forum Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa 14 Juli 2020 malam.

Bestari menganggap mereka yang memprotes itu cenderung politisasi kebijakan reklamasi Ancol untuk mencari popularitas.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Warta Ekonomi, Viva


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X