Babak Baru Tewasnya Editor Metro TV, Jumlah Saksi Bertambah hingga Sidik Jari yang Diselidiki

- 13 Juli 2020, 20:46 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui awak media.* /ANTARA/Fianda Rassat

PIKIRAN RAKYAT - Kasus tewasnya editor Metro TV Yodi Prabowo masih meninggalkan misteri yang berusaha dipecahkan oleh pihak kepolisian.

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORRR di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat 10 Juli 2020.

Sang editor Metro TV tersebut sebelumnya sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga pada Selasa 7 Juli 2020 sebelum jenazahnya ditemukan.

Baca Juga: 4 Objek Misterius Terlihat di Ruang Angkasa, Astronom Dibuat Kebingungan

Setelah ditemukannya jenazah editor Metro TV itu, polisi langsung melakukan gerak cepat dan mengamankan sejumlah barang bukti.

loading...

Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki sidik jari yang terdapat dalam sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi ditemukannya jenazah editor Metro TV itu.

"Sampai Senin ini kami dari gabungan Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dengan Polsek Pesanggrahan tetap melakukan proses identifikasi kemudian pengumpulan keterangan-keterangan data di lapangan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin 13 Juli 2020.

Baca Juga: Meski Berada di Zona Merah, Sekolah di Palembang Tetap Nekat Gelar MPLS Tatap Muka

Hingga saat ini tim penyidik masih melakukan proses pengembangan sekaligus pendalaman dan mengumpulkan keterangan-keterangan penting terkait kasus dugaan pembunuhan editor Metro TV ini.

"Bahwa kami menemukan barang bukti setelah tiga hari, yang ditemukan di TKP itulah yang kami uji laboratorium forensik," kata Irwan dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Tim melakukan pemeriksaan secara penyidikan administrasi dan ilmiah dibantu dari tim forensik untuk menentukan apa saja yang menjadi petunjuk.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X