Pak RT Duren Tiga Sebut DVR CCTV Kompleks Polri Diganti tanpa Seizinnya, Kesaksian Dibacakan JPU

- 24 November 2022, 19:08 WIB
Keterangan saksi soal CCTV dalam kasus yang menjerat Ferdy Sambo.
Keterangan saksi soal CCTV dalam kasus yang menjerat Ferdy Sambo. /Muhammad Adimaja

PIKIRAN RAKYAT – Ketua RT Kompleks Polri Duren Tiga, Seno Sukarto bersaksi bahwa penggantian DVR CCTV di wilayah perumahan itu dilakukan tanpa seizinnya.

Kesaksian tersebut dibacakan oleh Jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis, 24 November 2022.

Seno diketahui tak bisa hadir langsung di persidangan, sebab dikabarkan kurang enak badan. Adapun semua kesaksian Seno sudah tertuang lengkap dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Dalam BAP yang dimaksud, Seno mengaku baru mengetahui soal penggantian DVR CCTV Kompleks Polri Duren Tiga pada tanggal 11 Juli 2022.

 Baca Juga: Polda Jabar Dalami Laporan Oknum Polisi yang Mengaku Jadi Ajudan Wagup dan Intimidasi Warga Garut

Tepatnya tiga hari setelah peristiwa tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) dalam insiden penembakan yang menyeret nama eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

Artinya, semua anak buah Sambo yang didakwa atas kasus obstruction of justice atau perintangan penyidikan, terutama yang kebagian tugas mengganti DVR dapat dipastikan main selonong.

“Penggantian DVR CCTV dilakukan tanpa izin dari saya selaku Ketua RT dan saya baru tahu tentang penggantian DVR CCTV tanggal 11 Juli 2022,” ujar jaksa membacakan BAP Seno.

Masih dari BAP serupa, Seno menjelaskan dia mengetahui penggantian CCTV dari dua satpam yang bertugas pada tanggal 8 dan 9 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Siti Aisah Nurhalida Musthafa

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x