Padahal Diusulkan DPR, Pembatalan Pembahasan RUU Kehutanan dan Perikanan Dinilai Tidak Pro Rakyat

- 6 Juli 2020, 11:07 WIB
ILUSTRASI RUU /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Anggota DPR-RI dari wilayah Sukabumi, drh.H.Slamet menyayangkan pencabutan RUU Kehutanan dan RUU Perikananan dari prolegnas tahun 2020.

Dicabutnya RUU kehutanan dan RUU perikanan dari daftar prolegnas menunjukkan pemerintah tidak peduli terhadap isu lingkungan.

“Saya menyayangkan sekali kebijakan itu. Sebab RUU kehutanan dan perikanan ini penting buat kita semua terutama kepentingan rakyat dan melestarikan lingkungan di bumi Nusantara ini,”ujar Slamet kepada media, Senin 6 Juli 2020.

Baca Juga: Mulai Rp 16 Jutaan, Berikut Daftar Motor Bebek Honda yang Bisa Jadi Pilihan

Slamet menjelaskan, pencabutan RUU kehutanan dari prolegnas tahun ini, akan menyakiti rakyat.

loading...

”Jangan sampai dibatalkannya pembahasan revisi UU perikanan dan kehutanan ini terkait pembahasan RUU cipta kerja yg saat ini sedang dibahas di baleg DPR. Jangan sampai penundaan karena kepentingan segelintir pihak,” kata Slamet.

Menurut Slamet, alasan pembatalan pembahasan RUU Kehutanan disebabkan merasa tak akan bisa merampungkan pembahasan hingga batas akhir bulan Oktober.

Baca Juga: Sudah 11 Tahun Meninggal, Kemunculan 'Michael Jackson' Gegerkan Publik dan Bikin Kebingungan

”Ini kan cuma perasaan saja. Kalau kita punya komitmen Insyaalloh pembahasan RUU kehutanan bisa rampung tahun 2020 ini,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X