Pakar Epidemiologi Imbau Masyarakat Tak Khawatir Soal Produk Unilever, Ini Alasannya

- 3 Juli 2020, 19:08 WIB
Kendaraan keluar dari komplek Unilever Savoury Factory di Jababeka VI Desa Harjamekar Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jumat 3 Juli 02020. /

PIKIRAN RAKYAT - Pakar Epidemiologi Universitas Padjajaran (Unpad) dr Bonny W Lestari mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap produk PT Unilever. Dia yakin, pihak PT Unilever tidak akan menjual produk buatan pegawainya yang terinfeksi Covid-19.

Perusahaan sebesar PT Unilever seharusnya mempunyai prosedur pencegahan penularan Covid-19. Selain mewajibkan menggunakan masker bagi karyawan, protokol kesehatan itu seharusnya diimplementasikan dengan tidak menjual produk yang dibuat pegawai terinfeksi Covid-19.

"Kalau standar operasional ada, produk yang bersentuhan dengan pasien Covid-19 didrop semua," kata Bonny kepada "PR", Jumat 3 Juli 2020.

Baca Juga: Lowongan Kerja RSU Harapan Ibu Purbalingga Juli 2020, 3 Posisi untuk Lulusan D3

Sementara, produk yang dibuat sebelum ditemukannya pasien Covid-19, menurut Bonny, tak masalah tetap dijual. Hal itu karena produk tersebut dianggap tidak tercemar Covid-19.

loading...

Bonny berharap, pemerintah daerah tanggap terhadap kesiapan perusahaan, termasuk pabrik, dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru (AKB). Tak hanya pabrik-pabrik skala besar, pabrik skala kecil pun perlu dipastikan siap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu untuk memastikan produk buatan pabrik aman digunakan.

"Pabrik level kecil yang khawatir, tempatnya kecil sehingga pegawai tidak bisa jaga jarak," ujar Bonny.

Pemerintah daerah diminta tidak memberikan izin operasional bagi pabrik yang belum siap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Hal yang sama berlaku bagi jenis tempat usaha lain, seperti restoran.***

 

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X