Tak Ajak Mentan Garap Food Estate,Fraksi PDIP: Sikap Aneh Presiden Jokowi Tunjukan Sinyal Kekecewaan

- 3 Juli 2020, 06:50 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). /Biro Setpres RI

PIKIRAN RAYAT - Rencana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjaga ketahanan pangan dan mengutus jajaran menterinya untuk menjadikan Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai kawasan food estate atau lumbung pangan alternatif di luar Jawa menuai tanda tanya.

Tidak adanya Menteri Pertanian dalam jajaran menteri rombongan, yang tugas pokoknya menjaga ketahanan pangan lewat produksi pertanian dinilai menunjukkan kekecewaan Presiden Jokowi terhadap Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Baca Juga: 400 Perusahaan Manufaktur di Bandung Ajukan Izin Beroperasi Lagi, Disnaker Mulai Lakukan Monitoring

Pasalnya, jajaran menteri yang diutus adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDI Perjuangan Ono Surono membenarkan merasa keanehan itu ketika Mentan Syahrul Yasin Limpo tak dilibatkan. Menurutnya, memang seharusnya Kementan dilibatkan.

Baca Juga: Rhoma Irama Ditindak Hukum Bupati Bogor, Anak Pemilik Hajat Ungkap Sudah Kantongi Izin Pemerintah

Ono menilai Kementan memiliki analisis terkait dengan lahan rawa atau gambut yang ada di Kalimantan apakah bisa ditanami oleh padi atau tanaman pangan lainnya.

Ia menduga presiden juga sudah menilai mengenai program cetak sawah baru kurang maksimal meski itu merupakan tupoksinya Kementan. Ono juga tidak menampik kemungkinan tidak dilibatkannya Syahrul Yasin Limpo adalah karena kinerjanya kurang bagus.

Baca Juga: POPULER HARI INI:Pangeran Harry Ungkap Sosok Kate Middleton hingga Ayu Ting Ting Buka Tarif Manggung

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X