TGIPF Soal Penolakan Pemajuan Jadwal Arema vs Persebaya: Ada Pihak yang Punya Kekuatan Mengatur Pertandingan

- 11 Oktober 2022, 15:38 WIB
Peristiwa Tragedi Kanjuruhan seusai laga Arema FC vs Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di kompetisi BRI Liga 1 2022.
Peristiwa Tragedi Kanjuruhan seusai laga Arema FC vs Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di kompetisi BRI Liga 1 2022. /Twitter.com/@PelatihBart

PIKIRAN RAKYAT - Tragedi seusai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 131 orang hingga kini terus diselediki penyebabnya.

Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan untuk menemukan jawaban atas tragedi tersebut.

Sejak dibentuk pada awal bulan ini, TGIPF diketahui telah melakukan pemantauan dan pengecekan langsung stadion, juga mewawancarai korban Tragedi Kanjuruhan yang masih hidup.

Dari situ, TGIPF mengaku sudah mengantongi informasi dan alat bukti penting yang bisa dipakai sebagai bahan analisis sebelum membuat kesimpulan penyebab tragedi.

Baca Juga: Patriot Desa Lahirkan 1.650 Penggerak Sosial, Pemprov Jabar Tetap Pantau Kinerjanya

TGIPF pun menyoroti permohonan penolakan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya.

Jauh sebelum pertandingan berlangsung, ada surat permohonan dari Polresta Malang kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pihak operator liga tentang pemajuan jadwal pertandingan.

Polresta Malang mengajukan surat permohonan supaya pertandingan itu digelar pada waktu sore dengan alasan keamanan. Namun, pengajuan permohonan itu ditolak PT LIB.

Salah satu anggota TGIPF Rhenald Kasali mengungkap ada pihak tertentu yang punya kekuatan untuk mengatur laga itu agar tetap dimainkan pada Sabtu malam.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC Jalani Pemeriksaan Hari Ini: Saya Menghormati

Halaman:

Editor: Boy Darmawan

Sumber: Antara

Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x