Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: PSSI Hentikan Sementara BRI Liga 1, Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas

- 2 Oktober 2022, 11:54 WIB
Presiden Jokowi beri instruksi ke Kapolri dan PSSi soal kerusuhan di laga BRI Liga 1 antara Arema vs Persebaya.
Presiden Jokowi beri instruksi ke Kapolri dan PSSi soal kerusuhan di laga BRI Liga 1 antara Arema vs Persebaya. /Setkab

PIKIRAN RAKYAT – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghentikan kompetisi BRI Liga 1 buntut tragedi memilukan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Pertandingan Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan pekan ke-11 BRI Liga 1 berakhir ricuh hingga menimbulkan ratusan nyawa melayang.

Jokowi menyatakan duka mendalam dan penyesalan atas tragedi yang menewaskan 129 orang tersebut dan berharap menjadi yang terakhir di sepak bola Indonesia.

“Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini, dan saya berharap ini adalah tragedi sepak bola di Tanah Air, jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Istana Bogor, Minggu, 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Komnas HAM Turunkan Tim Untuk Pantau Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang

Merespons tragedi Kanjuruhan, Jokowi menginstruksikan PSSI untuk menghentikan sementara kompetisi BRI Liga 1 2022-2023.

“Saya memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” ujarnya.

Kepala Negara juga berpesan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Pesan itu adalah agar mengevaluasi secara menyeluruh terkait pertandingan sepak bola di Tanah Air dan prosedur dalam pengamanan penyelenggaraannya.

Halaman:

Editor: Akhmad Jauhari


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x