Kemendagri Tak Terima Jokowi Kena Tuding Demokrat Penjarakan Lukas Enembe Gegara Gagalnya Kongkalikong

- 25 September 2022, 09:09 WIB
Gubernur Papua, Lukas Enembe
Gubernur Papua, Lukas Enembe /Antara/Hendrina Dian Kandipi

PIKIRAN RAKYATKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak terima Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sengaja ‘jebloskan’ Lukas Enembe (LE) ke penjara lantaran tak mematuhi perintahnya.

Klaim itu sebelumnya datang dari salah seorang politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Dia mengatakan, kasus yang menjerat LE ini merupakan imbas dari gagalnya kongkalikong Jokowi.

Pasalnya, kata Andi Arief, Gubernur Papua itu ditersangkakan setelah tolak perintah agar posisi Wakil Gubernur Papua yang ditinggal wafat diisi oleh ‘orangnya Jokowi’.

Secara tegas, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 24 September 2022, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga mengungkapkan bantahannya.

 Baca Juga: Investasi Bodong NET89 Berbuntut Panjang, 15 Orang Dicekal ke Luar Negeri

"Pertama, tidak benar bahwa ada utusan Presiden Jokowi yang pernah datang ke Partai Demokrat untuk merundingkan jabatan Wakil Gubernur Provinsi Papua," katanya.

Menurut, Kastorius pernyataan itu tak logis sebab Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal wafat jauh sebelum Lukas Enembe ditersangkakan, tepatnya setahun sebelum kasus mencuat.

Klemen Tinal meninggal pada Mei 2021, dan Lukas Enembe baru ditersangkakan pada 5 September 2022.

Dengan demikian, dia menyimpulkan bahwa Andi Arief hanya membuat tuduhan tak berdasar secara tidak langsung alias menyindir.

Halaman:

Editor: Siti Aisah Nurhalida Musthafa


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x