Kenapa Pejabat Rentan Korupsi? Simak 4 Faktor Penyebabnya

- 23 September 2022, 17:12 WIB
Ilustrasi korupsi (maling uang rakyat).
Ilustrasi korupsi (maling uang rakyat). /Pixabay/mohamed_hassan

PIKIRAN RAKYAT - Kasus tindak pidana korupsi seakan tidak pernah ada habisnya. Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan beberapa orang sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

Umumnya, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat terbagi atas empat jenis.

  1. Korupsi pengadaan barang dan/atau jasa yang dibiayai APBN atau APBD.
  2. Korupsi penyalahgunaan anggaran.
  3. Korupsi perizinan sumber daya alam yang tidak sesuai aturan.
  4. Korupsi penerimaan suap.

Lantas, mengapa pejabat begitu rentan melakukan korupsi?

Baca Juga: Hakim Agung Sudrajad Dimyati Jadi Tersangka Suap, MA Beri Tanggapan

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, berikut adalah faktor-faktor yang disinyalir menyebabkan terjadinya korupsi.

1. Monopoli Kekuasaan

Para pejabat, khususnya kepada daerah, diketahui memiliki kekuasaan yang sangat besar dalam pengelolaan anggaran, pemberian izin sumber daya alam, pengadaan barang serta jasa, dan hal lainnya dalam pemerintahan daerah.

Besarnya kekuasaan yang dimiliki membuat kepada daerah cenderung akan melakukan tindakan korupsi melalui suap dan gratifikasi.

2. Kebebasan dalam Membuat Kebijakan

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: BPKP

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network