Menuju Akhir Pandemi, Status Covid-19 Mesti Ditelaah Berdasarkan Kondisi di Berbagai Negara

- 23 September 2022, 09:32 WIB
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. /Unsplash/martin sanchez

PIKIRAN RAKYAT – Prof. Wiku Adisasmito selaku Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, menyampaikan laporan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia pada Kamis 22 September 2022.

“Saat ini terdapat pandangan yang berbeda tentang status dari pandemi Covid-19,” ujar Wiku Adisasmito membuka jalannya keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, status pandemi Covid-19 ini perlu ditelaah lebih lanjut berdasarkan bagaimana kondisi Covid-19 di berbagai negara termasuk di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengukur kesiapan menuju akhir pandemi.

Dilihat pada tingkat global, sebagian negara sudah mengalami penurunan kasus dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: 4 Fakta OTT Hakim Agung Pertama Sepanjang Sejarah Indonesia, Sudrajad Dimyati Kebingungan

Informasi ini dilihat dari perkembangan kasus Covid-19 di Jerman dan Italia bahwa kasus sudah turun selama 2 bulan sejak puncak kasus terakhir. Diikuti oleh Amerika, Kanada, dan India yang kasusnya cenderung stabil sejak awal tahun.

Sedangkan Inggris sempat mengalami kenaikan di bulan Maret, namun terus menurun setelahnya. Adapun di negara tetangga Indonesia, yaitu Malaysia, sudah 6 bulan sejak puncak kasus terakhir.

Australia dan Singapura terlihat sudah stabil 2 bulan sejak kenaikan terakhirnya. Korea Selatan dan Jepang menjadi negara yang baru saja pulih dari puncak kasusnya. Dimana kedua negara tersebut mengalami puncak kasus di bulan Agustus lalu.

Baca Juga: Kerugian Capai Rp2,5 T, Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Ditetapkan sebagai Tersangka Maling Uang Rakyat

Kendati demikian, Wiku menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa negara yang mengalami kenaikan yaitu Rusia, Prancis, dan Austria. Ketiga negara tersebut mengalami kenaikan kasus dalam kasus mingguan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network