Roundup: Hakim Agung Sudrajad Dimyati Tersangka Suap Pengurusan Perkara di MA, 9 Orang Lain Ikut Terlibat

- 23 September 2022, 07:07 WIB
Mahkamah Agung.
Mahkamah Agung. /Antara

PIKIRAN RAKYAT - Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK. Kasus ini turut menjerat 9 orang lain yang diduga ikut 'bermain' dalam pengurusan perkara di MA.

Selain Sudrajad Dimyati, KPK menetapkan Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu (ETP), PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), PNS MA Redi (RD), dan PNS MA Albasri (AB).

Kemudian Yosep Parera (YP) selaku pengacara, Eko Suparno (ES) selaku pengacara pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID) Heryanto Tanaka (HT), dan pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

Ketua Firli Bahuri menjelaskan kontruksi perkara suap pengurusan perkara di MA. Dia mengatakan kasus ini bermula adanya laporan pidana dan gugatan perdata terkait aktivitas Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana) di PN Semarang yang diajukan HT dan IDKS, melalui kuasa hukumnya, yaitu YP dan ES.

Baca Juga: Viral Aksi Mahasiswa Lakukan Percobaan Bunuh Diri di BKR Bandung Sembari Live di Facebook

HT dan ES tidak puas dengan keputusan pengadilan tersebut dan mau melanjutkan upaya hukum di tingkat kasasi pada MA.

HT dan IDKS melakukan upaya hukum pada tingkat kasasi tersebut tahun 2022 dengan YP dan ES tetap sebagai tim kuasa hukum.

Firli mengatakan pihaknya menduga YP dan ES melakukan pertemuan dengan sejumlah pegawai di kepaniteraan MA yang dianggap bisa menjadi fasilitator dengan majelis hakim untuk mengkondiskan putusan sesuai keinginan YP dan ES.

Dari situ, pegawai yang bersedia dan bersepakatan dengan YP dan ES yakni DY. YP dan ES pun memberikan sejumlah uang sekitar Rp2,2 miliar dari dana yang bersumber HT dan IDKS.

Baca Juga: POPULER HARI INI: Billy Syahputra Dilaporkan ke Polisi hingga Hakim Agung Ditangkap KPK

Halaman:

Editor: Boy Darmawan


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network