Bharada E Ditetapkan Sebagai Tersangka Penembakan Brigadir J, Ini Pasal yang Menjeratnya

- 4 Agustus 2022, 05:50 WIB
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022).
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). /Antara/M Risyal Hidayat

PIKIRAN RAKYAT - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan Bharada E telah melanggar pasal 338 KUHP jucto Pasal 56 KUHP.

Penetapan Bharada E, kata Andi telah sesuai dengan pemeriksaan 42 saksi, saksi ahli, uji balistik, forensik, hingga kedokteran.

Termasuk penyitaan barak bukti, membuat Bharada E ditetapkan sebagai tersangka Pasal 338 tentang pembunuhan dan turut serta.

Baca Juga: Horor! Simak 4 Cerita Mengerikan yang Terjadi Pada Pengguna Media Sosial

"Pasal 338 juncto 55 dan 56 KUHP, jadi bukan beladiri," ucap Andi.

Sementara itu, laporan polisi yang dilayangkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J pada Senin 18 Juli 2022 adalah tentang pembunuhan berencana dengan Pasal 340 junto 338 juncto 351 ayat 3 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Di sisi lain, Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo akan diperiksa sebagai saksi atas kasus penembakan pada Kamis 4 Agustus 2022 pukul 10.00 WIB.

“(Pemeriksaan) dijadwalkan besok jam 10,” kata Andi.***

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network