KSAD Dudung Abdurrachman: TNI Jangan Mau Jadi Jongos

- 29 Juni 2022, 06:45 WIB
KSAD Dudung Abdurachman.
KSAD Dudung Abdurachman. /Antara/Genta Tenri Mawangi

PIKIRAN RAKYAT - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman tidak ingin prajurit TNI menjadi jongos. Bahkan prajurit TNI seharusnya kembali ke tupoksi masing-masing.

"Kita lihat di Papua, semua unsur bergerak sendiri-sendiri, BIN bergerak sendiri, Polisi bergerak sendiri, BAIS TNI bergerak sendiri," ucapnya.

"Semua unsur aparat bergerak sendiri," katanya lagi di penutupan Seminar Nasional TNI AD ke-VI di Seskoad di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung pada Selasa 28 Juni 2022.

Menurut Dudung akibatnya di Papua terjadi tumpang tindih. Padahal jika kembali kepada tupoksi masing-masing hal ini tak akan terjadi. Sehingga konsep yang dikembangkan oleh siswa di Seskoad cukup bagus.

Baca Juga: KSAD Dudung Abdurachman: Substansi Doktrin Kartika Eka Paksi Bersifat Adaptif

"Masukan dari pihak luar, yang punya keilmuan berkesinambungan teritorial, kita pelajari, sehingga ke depan saya tidak mau lagi kita TNI menjadi jongos, dulu dibayar murahpun kita mau," katanya.

Dia melanjutkan, beberapa narasumber seperti Menhan, Gubernur Lemhanas, para dosen dan lainnya, menyampaikan tentang beberapa makalah untuk menjawab doktrin ke depan, karena memang doktrin Kartika Eka Paksi, dihadapkan ancaman ancaman internal dan eksternal.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Miras dari Malaysia Senilai Rp8,8 Miliar

"Di seminar inilah semua kita bahas, lalu hasilnya diolah di komando, nanti akan ada uji teori 1 sampai 3, sehingga doktrin ini ke depan akan kita laporkan kepada Mabes TNI, karena memang ini menjadi pedoman bagi prajurit TNI AD," katanya didampingi Danseskoad Mayjen TNI Anton Nugroho.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network