Kenapa Bendera LGBT Warna Pelangi? Simak Asal-usulnya

- 22 Mei 2022, 15:10 WIB
Bendera LGBT.
Bendera LGBT. /Pixabay/Jaxor84

PIKIRAN RAKYAT – Kedutaan Besar Inggris di Indonesia ramai dikecam setelah mengibarkan bendera berwarna pelangi yang menjadi simbol kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Kedutaan Besar Inggris juga mengunggah foto pengibaran bendera itu di laman Instagram mereka pada 20 Mei 2022.

"Terkadang penting untuk menunjukkan sikap untuk sesuatu yang Anda anggap benar, meski ketidaksetujuan di sekelilingmu akan membuat tidak nyaman," sebut Kedutaan Besar Inggris dalam unggahan itu.

Terlepas dan pro dan kontra yang terjadi, mengapa bendera kaum LGBT berwarna pelangi? Bagaimana asal-usulnya? Simak pemaparan berikut.

Baca Juga: Kritik Kedutaan Besar Inggris di Indonesia Kibarkan Bendera LGBT, Ketua GMPI: Tak Hormati Pancasila

Bendera berwarna pelangi mulanya diciptakan oleh Gilbert Baker, seniman yang secara terbuka mengakui dirinya adalah gay pada tahun 1978.

Gilbert Baker menciptakan bendera itu setelah diminta oleh Harvey Milk, pejabat Amerika Serikat (AS) yang juga mengakui dirinya gay secara terbuka.

“Tugas kita sebagai kaum gay adalah untuk keluar, terlihat, dan hidup dalam keterbukaan. Seperti yang saya katakan, keluar dari kepalsuan. Penciptaan bendera sangat pas untuk menunjukkan sikap itu karena bendera adalah cara untuk mengatakan ‘Ini adalah aku,'” kata Gilbert Baker seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari Britannica.

Baca Juga: Ketua MUI Kritik Keras Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT: Tamu Harus Tahu Diri

Makna Warna Pelangi

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: Britannica

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network