Viral Masuk Masjid Painan di Kawasan Wisata Sumatera Barat Harus Bayar, Petugas: Itu Perintah Bupati

- 14 Mei 2022, 14:30 WIB
Seorang calon jemaah masjid protes lantaran untuk sholat di Masjid Terapung Samudera Ilahi Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat dikenakan biaya retribusi.
Seorang calon jemaah masjid protes lantaran untuk sholat di Masjid Terapung Samudera Ilahi Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat dikenakan biaya retribusi. / Facebook.com/ Herdy Anto

PIKIRAN RAKYAT - Viral di media sosial sebuah video yang menampilkan aksi perdebatan antara penjual tiket kawasan wisata Pesisir Selatan, Sumatera Barat dan seorang pria yang hendak beribadah ke masjid.

Pria dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Herdy Anto itu tampak heran lantaran untuk masuk ke Masjid Terapung Samudera Ilahi Painan harus menebus karcis sebesar Rp5.000.

"KETIKA SHOLAT HARUS MEMBAYAR, APAKAH MESJID TEMPAT WISATA?," ujar Herdy Anto menyematkan narasi di kolom keterangan.

Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut mencoba protes karena diminta membayar saat hendak sholat.

Baca Juga: Info Lowongan Mei 2022: PT Temas Tbk Membuka Posisi untuk Lulusan D3 hingga S1

"Masuk masjid bayar?," katanya.

Petugas karcis pun menjelaskan masjid yang hendak dituju pengunjungnya terletak di dalam kawasan wisata.

Oleh karena itu calon jemaah yang hendak beribadah di Masjid Terapung Samudera Ilahi Painan mau tak mau harus membayar Rp5.000 karena sudah memasuki kawasan wisata.

"Kalau sholat nggak bayar, cuma kan masuk kawasan (wisata) kan, jadi bayar Rp5.000 satu orang," ujar dia.

Baca Juga: Doddy Sudrajat Risih Melihat Kedekatan Fuji dan Thariq Halilintar, Farhat Abbas: Tantenya Sibuk Pacaran

Pemilik akun Herdy Anto mengaku geram lantaran sebelumnya stand pembelian karcis terletak di samping masjid.

"Letak tenda pemungutan uang kontribusi wisata yang kemaren di sebelah mesjid sekarang jadi pindah ke depan mesjid, sehingga setiap tamu yang masuk mesjid harus membayar," ujarnya

Namun petugas penjual karcis itu pun berdalih bila kebijakan tersebut merupakan titah dari Bupati setempat.

"Itu sudah perintah bupati," katanya.

Baca Juga: Farhat Abbas Sebut Fuji Dekat dengan Gala Sky karena Numpang Tinggal di Rumah Vanessa

Sontak usai video singkat itu diunggah ke media sosial, netizen pun ramai memberi ragam komentar.

Beberapa menilai pembelian tiket masuk masjid tak perlu diperhitungkan karena bisa dianggap sebagai amal.

"Laaa ituang2 sedekah se lah...tapi kenyataan labih banyak kasitu pai ba foto2 ba selfie2 daripado sholat," tutur pemilik akun @rhangquty.

Namun sejumlah netizen justru ikut geram mengetahui fenomena ini.

Baca Juga: Anthony Ginting Ungkap Cara Kalahkan Kento Momota di Semifinal Thomas Cup 2022

"Lah dulu bangun masjid gmn ceritanya bwat warga apa bwat wisatawan, emang kawasan wisatanya gak ada gerbang Dan pagarnya kah sebagai batas sampai mana saja ituh kawasan wisatanya," tutur pemilik akun @niboedi_ sebagaimana dikutip dari akun Instagram @jurnalisjunior.

"Masjid di jadikan kambing hitam utk mendapat kan uang ....nunggu inpo selmjutnya apakah benar perintah BUPATI," kata pemilik akun @ekoslamet92.

"Bukan permasalahan nominal 5k tapi ini karna menyangkut masjid dijadikan tempat wisata kalo setiap orang di tarif 5k," ucap pemilik akun @gulo.kecut.

Disclaimer: Artikel ini telah tayang sebelumnya di JendelaCianjur.pikiran-rakyat.com berjudul "Viral Masuk Masjid di Painan Ditarif, Diklaim Atas Perintah Bupati Pesisir Selatan," ***

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Jendela Cianjur

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network