Jokowi Ajak Perusahaan-Perusahaan Amerika untuk Berinvestasi di Indonesia

- 13 Mei 2022, 10:01 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi terbarukan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi terbarukan. /Youtube Sekretariat Presiden

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo menekankan potensi bahan baku industri sebagai salah satu kekuatan Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan para pengusaha dan pemimpin perusahaan besar Amerika Serikat (AS) di Intercontinental the Willard Hotel, Washington DC, Kamis waktu setempat.

Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa selain penyediaan bahan baku industri, Indonesia juga memiliki kekuatan dalam penyediaan energi hijau dan ekonomi digital.

Baca Juga: Menjijikkan, Botol Isi Air Kencing Padati Kamar Anak Kos yang Kabur di Samarinda

"Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja. Saat ini Indonesia menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia," kata Presiden Jokowi dalam keterangan resmi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia juga kaya akan tambang. Misalnya seperti tembaga dan bauksit untuk aluminium, yang akan menjadi tulang punggung industri energi baru dan terbarukan, termasuk juga baterai litium dan mobil listrik.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan bahwa dengan potensi energi hijau yang ada di Indonesia, pembangkit listrik dari tenaga hidro, surya, dan geotermal akan sangat berlimpah.

Baca Juga: Bertemu CEO Kelas Kakap Amerika, Jokowi Langsung Deal Kerja Sama Bernilai Rp219 Triliun

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi terbarukan.

Halaman:

Editor: Asytari Fauziah

Sumber: Antara

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network