Jokowi Minta Kehati-hatian dalam Program Pemulihan Ekonomi, Singgung Soal Defisit APBN

- 3 Juni 2020, 16:22 WIB
PRESIDEN Joko Widodo minta agar pembangunan kembali ekonomi Indonesia dilakukan secara hati-hati dan transparan.* / Instagram @jokowi

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo mengatakan program pemulihan ekonomi harus dilakukan secara hati-hati.

Jokowi mengatakan, saat ini tantangan terbesar di Indonesia adalah bagaimana menyikapi pemulihan ekonomi yang tepat.

Jokowi juga meminta agar pemulihan ekonomi dilakukan secara transparan.

Baca Juga: Sempat Sedih, Calhaj Kota Cimahi Ikhlas Keberangkatan Haji Ditunda Demi Keselamatan 

Hal ini diungkap langsung oleh Jokowi memimpin Rapat Terbatas (Ratas) secara virtual dari Istana Merdeka pada Rabu 3 Juni 2020.

"Transparan, akuntabel serta mampu mencegah terjadinya risiko moral hazard, ini penting sekali," ujarnya.

Presiden Jokowi meminta kepada Jaksa Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)agar melakukan pendampingan terkait program pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Tandatangani Perjanjian Kerjasama, Komitmen Jabar untuk Turut Tanggulangi Bencana Jabodetabekpunjur

Bahkan menurutnya, jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibutuhkan dapat diikutsertakan.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X