Bukan yang Pertama, Indonesia Ternyata Pernah Beberapa Kali Batalkan Ibadah Haji

- 2 Juni 2020, 12:14 WIB
Kemenag akhirnya menjelaskan alasan mengundur pengumuman kepastian ibadah Haji 1441 H. Apa alasannya? //pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama resmi membatalkan pelaksanaan ibadah haji 2020 dengan pertimbangan pandemi virus corona yang dikhawatirkan bisa membahayakan jemaah.

Pembatalan ibadah haji rupanya bukan kali pertama terjadi. Indonesia juga pernah membatalkan pelaksanaan ibadah haji beberapa kali.

"Indonesia juga pernah menutup pada 1946,1947 dan 1948 karena pertimbangan adanya agresi Belanda," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers mengenai penyampaian keputusan pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah haji 2020/1441 Hijriah di Jakarta, Selasa 2 Juni 2020.

Baca Juga: Ungkap Alasan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020, Menag: Tanggung Jawab Memberi Perlindungan

Untuk ibadah haji 2020, wabah virus corona yang masih menjangkit di seluruh negara termasuk Arab Saudi membuat pemerintah terpaksa memutuskan untuk membatalkan haji 2020.

loading...

Pembatalan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020 setelah dilakukan kajian mendalam dan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Komisi VIII DPR RI.

Adapun sesuai dengan amanat Undang-undang bahwa selain persyaratan ekonomi dan fisik, pelaksanaan ibadah haji juga harus mengutamakan kesehatan serta keselamatan jemaah haji.

Baca Juga: Cara Duduk Ternyata Dapat Mempengaruhi Kesehatan, Simak Penjelasan dan Manfaatnya

"Ini sungguh keputusan yang cukup pahit dan sulit di satu sisi kita sudah menyiapkan berbagai upaya dan usaha tapi di sisi lain kita memikul tanggung jawab untuk memberi perlindungan kepada jemaah haji ini merupakan tanggung jawab negara kren terkait risiko keselamatan," katanya.

Pemerintah Arab Saudi pernah menutup penyelenggaraan haji pada tahun 1814 karena wabah tha'un, lalu pada 1837 dan 1858 karena epidemi penyakit dan pada 1892 karena wabah kolera serta 1987 karena wabah meningitis.

"Pembatalan pemberangkatan jemaah haji dilakukan pemerintah selain karena risiko ibadah yang akan terganggu jika haji dilakukan dalam kondisi wabah masih terjadi juga karena Pemerintah Arab Saudi tidak kunjung membuka akses haji bagi negara manapun," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X