KPU Mesti Pandai Siasati Aturan Pilkada di Tengah Normal Baru

- 2 Juni 2020, 08:20 WIB
LOGO KPU.* /KPU

PIKIRAN RAKYAT - Badan Pengawas Pemlihan Umum (Bawaslu) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) yang mengadopsi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan beberapa aturan pengecualian.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan aturan yang ramah kondisi pandemi ini perlu dibuat untuk mengantisipasi berbagai persoalan akibat keterbatasan dalam kenormalan baru.

Melalui keterangannya, Rahmat menyebut pelaksanaan Pilkada Serantak 2020 pada 9 Desember ini berpotensi terbentur sejumlah masalah. Salah satunya keterbatasan infrastruktur teknologi informasi di daerah.

Baca Juga: KBRI Fasilitasi Repatriasi Mandiri WNI Jemaah Tabligh di Yordania

Bagja mencontohkan tanapan verifikasi untuk calon perseorangan. Berdasarkan Undang-Undang Pilkada, verifikasi harus dilakukan satu persatu secara langsung. Hal ini tentu sulit dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

"Apalagi dari Pasal 122 A Ayat 3 Perppu Nomor 2 Tahun 2020 itu disebutkan tata cara dan pelaksanannya diatur dalam PKPU. Jadi kalau ada daerah tidak bisa dilakukan secara daring atau pakai teknologi informasi, bisa saja dilakukan pertemuan tatap muka yang menyesuaikan aturan pencegahan Covid-19,” kata Bagja.

Anggaran penyelenggaraan juga bisa terkendala jika perlindungan sesuai protokol kesehatan diterapkan. Namun, ini sudah menjadi konsokuensi yang harus dipertimbangkan KPU karena Pilkada Serentak 2020 disepakati berjalan akhir tahun. Untuk itu dia pun meminta KPU senantiasa mencatat secara seksama belanja agar tak menyalahi aturan.

Baca Juga: Pelanggan Tak Perlu Repot Lagi, Pencatatan Meteran Air Kembali Dilakukan Petugas PDAM

“Payung hukum harus disiapkan agar pelaksanaan pemilihan umum tak menuai masalah di kemudian hari. Saya kira Kementerian Keuangan juga perlu memberikan kepastian dalam penggunaan anggaran saat masa pandemi Covid-19 ini. Aturan hal-hal pengecualian,” ucap dia.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X