Tertangkap Basah Tak Gunakan Masker, 10 Warga Harus Menginap di Tempat Karantina

- 2 Juni 2020, 08:05 WIB
Bupati Purbaligga saat memberikan sosialisasi.8 /EVIYANTI/PR

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 10 orang pedagang hewan harus menjalani proses karantina selama 24 jam. Mereka dikarantina setelah tertangkap basah tidak mengenakan masker.

Ke-10 orang tersebut terjaring razia saat sedang berada di sekitar pasar hewan Purbalingga, Senin 1 Juni 2020. Mereka kemudian dibawa ke Gedung Korpri lokasi karantina, razia digelar upaya penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker dan Gelang Identitas dalam Pencegahan Penyebarluasan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.

Warga yang terjaring rtazia dan harus menginap di lokasi karantina, sebanyak 6 orang tersebut berasal dari luar kabupaten Purbalingga sebanyak 4 orang bukan warga setempat,. Mereka adalah warga Banyumas, Cilacap dan Kebumen.

Baca Juga: Tokoh, Lembaga hingga Badan Otonom Sayangkan Dukungan Pengurus PCNU Terhadap Balon Bupati Bandung

Seorang pedagang ayam, Mujiono mengaku tidak mengenakan maskernya karena habis belanja dan memasak.

"Ngga pake masker karena terburu buru," katanya.

Salah satu yang terpaksa menginap di rumah karantina gedung Korpri Ari Mujiono (37) warga Kalimanah Wetan mengaku tidak memakai masker karena terburu-buru harus mengantar ayam dagangannya.

Baca Juga: Viral Wallpaper 'Terkutuk' di Twitter, Gambar yang Mampu Buat Ponsel Android Crash dan Eror

“Saya lupa tidak pakai masker, terburu-buru karena ada yang ngambil (beli) ayam saya di pasar hewan. Nginap semalam ya gak pa pa si,” ungkapnya polos.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X