2 Pemuda Kebumen Tergulung Gelombang Tinggi, Pencarian Terhambat

- 1 Juni 2020, 15:23 WIB
ILUSTRASI ombak, gelombang air laut.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23), warga  Dusun Jagasima Desa Klirong Kecamatan  Petanahan Kabupatn  Kebumen Jawa Tengah, hilang dihantam gelombang tinggi, Senin, 1Juni 2020.

Kedua pemuda hilang ketika bermain gethek di muara Sungai Lok Ulo  Kebumen.
Pencarian terhadap korban menemui kendala sebab ombak di pantai selatan Jawa Tengah sedang tinggi.

Apalagi bagian hulu sungai terdapat pusaran air, lokasi tersebut berbahaya.

Baca Juga: Takut Tertular COVID-19 saat Bayar Pajak kendaraan di Samsat? Gampang, Bisa Lewat Online

Sampai Senin siang pencarian terhadap  dua remaja masih dilakukan, namun  korban masih belum ditemukan. 

Tim SAR Gabungan,  terdiri dari unsur SAR Tunas Kelapa, SAR Kebumen TNI dan Polsek,

"Pencarian di fokuskan di sekitaran  sekitar muara sungai Lok Ulo yang lokasnya  perbatasan dengan Desa Jogosimo Kecamatan Kdan Desa Tegalretno Kecamatan Klirong dan Desa Tegalretno Kecamatan  Petanahan," kata Sidakarya, Senin.

Baca Juga: Tidak Perlu SIKM bagi Warga Luar Jakarta yang Datang Menggunakan Pesawat

Menurutnya pencarian terkenda ombak besar di muara, sebab saat ini sedang berlangsung ombak besar di pantai pencarian orang hilang, yang tidak memungkinkan menggunakan perahu ke laut karena ombak sampai saat ini masih tinggi.

Seorang  saksi mata melihat, kedua korban sudah terbawa arus sampai kemuara, sampai pencarian orang hilang, yang tidak memungkinkan menggunakan perahu ke laut karena ombak sampai saat ini masih tinggi.

Sidharta mengatakan, pihak mendapat laporan dari SAR Tunas Kelapa, Klirong soal laporan kecelakaan laut pada Senin pagi.

Basarnas Cilacap segera mengirimkan satu tim. Lengkap dengan peralatan SAR Air dan peralatan pendukung lainnya seperti  Rescue Carier,  APD COVID dan  Unit Rubber Boat ***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X