Gencar Sosialisasi dan Edukasi Masif, Jadi Kunci Sukses Kota Tegal Masuk Zona Hijau

- 1 Juni 2020, 13:48 WIB
Ilustrasi New Normal.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi mengatakan sejak tanggal 7 Mei 2020, sudah tidak ada penambahan kasus pasien positif COVID-19 di Kota Tegal

Menurut Jumadi, pandemi COVID-19 ini merupakan masalah besar. Maka dari itu sangat diperlukan inovasi dikarenakan banyak daerah bahkan negara di dunia yang terdampak dari pandemi penyebaran virus corona ini. 

Dalam penanganan COVID-19, Kota Tegal melakukan lokal lockdown dengan cara menutup semua akses masuk kota Tegal. Selain itu, Pemkot Tegal pun memadamkan semua lampu penerang jalan umum (PJU) di kota Tegal pada malam hari agar warga lebih memilih beraktivitas di rumah saja.

Baca Juga: Terancam 5 Tahun Penjara akibat Kasus Narkoba, Dwi Sasono Ajukan Rehabilitasi

"Imbauan saja tidak cukup, perlu ada sesuatu yang luar biasa agar masyarakat disiplin," tegasnya.

Oleh karena itu, Kota Tegal menjadi salah satu kota yang dipilih pemerintah pusat untuk menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan new normal

Menghadapi new normal, Jumadi memastikan jika pihak Pemkot Tegal gencar melakukan sosialisasi. Hal ini dilakukan agar warga benar-benar teredukasi terkait new normal di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Imbas Krisis Ekonomi akibat Pandemi, Ketua PFI Surabaya: Kawan Wartawan Foto Harus Tetap Berkarya

"Sekarang masuk dalam era new normal. Itu yang menjadikan kita sebagai daerah dengan zona hijau karena kita rutin mengedukasi masyarakat karena kita tidak bisa hanya mengimbau saja, harus turun ke bawah semua Pak wali, saya, lurah, camat, mengedukasi warga, kita diskusi dengan warga," paparnya.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X