Ribuan Hektare Sawah di Cilacap Terendam Banjir Rob, Butuh Waktu Lama untuk Tanam Ulang

- 31 Mei 2020, 20:23 WIB
SELAIN banjir rob di Cilacap, Jawa Tengah, tanggul Sungai Ijo di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas,jebol, menyebabkan 100 ha sawah dan ratusan rumah terendam banjir.* /EVIYANTI/PR

PIKIRAN RAKYAT - Ribuan hektare tanaman padi Kabupaten Cilacap Jawa Tengah dilaporkan  puso akibat terendam banjir rob.

Petani terdampak banjir   harus tanam ulang.

Gelombang pasang air laut menyebabkan banjir Rob di 17 desa/kelurahan di 8 kecamatan Kabupaten Cilacap. Kondisi terparah  dialami petani di Kecamatan Kampung Laut.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Resmi Perpanjang Pembatalan Perjalanan Reguler hingga 30 Juni 2020 Mendatang

Di wilayah perairan , tersebut terdapat empat desa yang terkena banjir rob, yakni Ujung Alang, Ujung Gagak, Klaces dan Panikel.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kampung Laut Didik mengatakan, data sementara terdapat 1.500 hektare lahan sawah  di kecamatan Kampung Laut terendam air asin.

"Tingginya gelombang laut yang terjadi akibat musim pancaroba menyebabkan banjir rob sekitar 1.500 hektare sawah petani tergenang banjir kiriman dari laut Segara Anakan," kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kampung Laut Didik, Minggu 31 Mei 2020.

Baca Juga: Lewat Program Desa Digital, Jabar Raih Penghargaan Internasional IDC Smart City Asia/Pacific Awards

Genangan air laut di sawah bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter (cm), rata-rata usia tanaman antara 20-30 hari. 

Sekitar 1.500 hektare lahan sawah yang tersebar di Desa Ujungalan, Ujung Alang dan Klaces sulit diselamatkan, dipastikan rusak atau puso,

Menurutnya petani harus tanam ulang, itu pun harus menunggu waktu lama sampai air asin di sawah hilang.

loading...

Baca Juga: Perketat Pengawasan dengan Mobile COVID-19 Test

"Mudah mudahan ada hujan sehingga air sawah bisa tawar kembali," jelas Didik.

Dia juga berharap ada bantuan bibit dari pemerintah, soalnya modal petani sudah habis, Sebab pada  musim tanam 2019 petani di Kampung Laut tidak bisa tanam akibat kemarau. Pada saat menanam di musim penghujan terkena banjir rob.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Cilacap, Tundan Iriani mengatakan, air sawah yang sudah terkena air laut sulit dipertahankan atau mati. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Cilacap, Lahan sawah yang terendam air asin selain di Kampung Laut. Di Kecamatan Kawunganten total lahan yang terendam rob mencapai lebih dari 500 hektare.

Baca Juga: Restoran Diizinkan Melayani Makan di Tempat Selama PSBB Kota Bandung, Simak Aturannya

“Kemudian di Desa Grugu Kecamatan Kawunganten seluas  200 ha,
Desa Ujungmanik 150 ha. Banjir di Kawunganten terjadi setelah  tanggul afur (penahan air asin) jebol sepanjang 5 meter," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhi

Kemudian di Desa Babakan 75 ha diperkirakan juga mengalami puso karena sawahnya terendam air laut.

Di Desa Bringkeng sawah seluas 150 ha ikut terimbas, banjir rob juga menyebabkan hasil panen atau gabah warga di Ujungalang Kampung Laut  rusak. Kemudian di Kecamatan Cilacap Tengah juga  ada lahan sawah yang tergenang  air laut. ***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X