BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Cilacap Picu Banjir Rob di Pesisir Selatan Jawa Tengah

- 26 Mei 2020, 13:49 WIB
ILUSTRASI ombak, gelombang air laut.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Stasiun Meteorologi mengingatkan warga di pesisir selatan Jawa Tengah untuk waspada terhadap banjir rob. Karena ada potensi terjadinya gelombang tinggi di laut selatan.

Ketinggian gelombang di perairan selatan Cilacap pada Selasa 26 Mei 2020 mencapai 4-5 meter. Diperkirakan ketinggian gelombang masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Efek Samping dan Tindakan Pencegahan dari Penggunaan Chanca Piedra

"Gelombang tinggi berpotensi memicu terjadainya banjir rob. Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar pantai yang elevasinya rendah untuk waspada terhadap potensi banjir rob tersebut," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo, Selasa 26 Mei 2020.

Baca Juga: Saat Ramadhan dan Lebaran Ganjar Pranowo Sebut Masa Kritis COVID-19, Ini Alasannya

loading...

Menurut dia banjir rob di Cilacap biasanya terjadi pada bulan Mei dan Juni, besar kecilnya banjir dipengaruhi oleh pasang surut air laut, kondisi gelombang dan curah hujannya.

Apabila pasang surut mencapai nilai maksimum disertai dengan gelombang yang tinggi dan hujan maka banjir rob yang terjadi menjadi lebih signifikan.

Baca Juga: ASN Pemprov Jabar Mulai Bekerja, Pelayanan Langsung kepada Masyarakat pun Berjalan

Karena pada saat air laut pasang,dan gelombang tinggi terjadi maka air hujan ymengalir ke laut akan tertahan,sehingga akan mengakibatkan banjir rob menjadi bertambah tinggi.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X